Dear Diary...

Dear Diary-ku,
                      Hari ini berlalu seperti badai hebat. Yeah, dan tahu-tahu isi kepalaku sudah seperti kapal pecah...ya...karena aku selalu saja yang kena. Aku dituduh macam-macam, padahal yang melakukan itu bukan akuu, tapi temanku. Bukan aku! Tapi tak ada yang mau percaya, seakan aku ini pembohong besar dalam ukuran kecil. Tidak, aku bukan pembohong. Aku selalu bicara jujuuuur....

   Ya, dan orang-orang itu tidak tahu kalau aku tidak bisa berbohong pada guru. Orang-orang itu tak tahu kalau teman-teman sekelasku juga mendukungku, mereka semua seakan buta terhadap semua kebenaran yang disodorkan. Seakan mereka punya peraturan sendiri dalam menuduh orang. Tidak tahu kalau aku ini rawan. Rawan terhadap depressi, maksudku. :(

,,sekarang aku tidak tahu harus apa. Apa aku harus lari dari masalah ini?? Apa tak ada yang tahu bagaimana seriusnya masalah ini? Seluruh sekolah sudah mendengar tentang semua gossip itu, dan aku berada di tengah-tengah, menangis, tak tahu harus berbuat apa.

,,aku bingung. Tak ada yang bisa dipercaya, hanya teman-temanku. Aku sedang dalam kesulitan terberat dalam hidupku selama ini, karena sekarang yang terlibat itu orang dewasa, semuanya!!! Semua guru. Itu merepotkan...sulit...

,,bagaimana aku menyikapinya? Aku tidak tahu. Yang kulakukan selama ini hanya pura-pura seakan ini tidak terjadi, seakan semuanya berjalan indah padahal jelas-jelas di sekelilingku segalanya mulai runtuh.


Salam,


Fadhilah yang Sedih