Rubrik CerBung: Lost

   Katelyn membanting bukunya ke lantai. Untuk sejenak ia diam, lalu menungut bukunya kembali sambil mengumpat pelan, "Sial," Katanya. Bukan apa-apa. Ia baru saja menerima surat yang menyatakan kegagalannya dalam tes lulus Shiffleton College. Sementara teman-temannya, Sam, Kayla, Anne dan bahkan Lisa yang telmi, lulus. Benar-benar hal yang memalukan baginya.
   Ia membuka pintu apartment-nya dan keluar, berniat pergi ke Shiffleton dan minta penjelasan dari kepala sekolahnya, Mrs Dim. Setelah berjalan melalui beberapa jalan, ia sampai di tempat itu. Ia tak mengacuhkan mahasiswi-mahasiswi di bawahnya yang menyapanya, bahkan tidak peduli untuk mengisi daftar murid di meja depan pintu. Ia langsung merengsek masuk ruang Mrs. Dim, membuat wanita itu terlonjak kaget.
   "Siapa kau?" Katanya.
   "Aku Katelyn Evanson, yang seharusnya lulus!" Kata Katelyn, membanting dirinya duduk di kursi yang berada di depan meja Mrs. Dim tanpa dipersilakan.
   "Miss Evanson?" Sahut Mrs. Dim sambil memeriksa berkas di map hitamnya. Map hitam itu terkenal sebagai map paling mengerikan, karena menampung data-data murid yang biasanya berperilaku buruk atau tidak lulus. "Ah ya. Katelyn Levania Evanson bukan?"
   "Iya, yang itu," Tukas Katelyn. "Katakan padaku Mrs. Dim, kenapa aku bisa tidak lulus?"
   "Nilai-nilaimu di bawah batas minimal, Miss Evanson, terutama Sejarah Lokal. Kudengar Sejarah adalah mata kuliahmu?" Mrs. Dim berkata sambil mendelik.
   "Iya, Sejarah mata kuliahku," Kata Katelyn masih ngotot. "Kenapa bisa begitu nilai-nilaiku? Kenapa? Semester kemarin nilaiku tertinggi di tingkatku!"
   "Berhenti berteriak di wajahku dan dengarkan," Kecam Mrs. Dim sambil menyodorkn selembar kertas berisi tabel angka-angka. "Meskipun semester kemarin nilai-nilaimu bahkan melebihi seratus, aku tidak peduli, karena nyatanya semester ini, semester akhirmu, nilai-nilaimu lebih cocok dibulatkan menjadi nol."
   "Tapi seharusnya aku mendapatkan sedikit nilai tambahan untuk hasil semester kemarin, Mrs. Dim," Kata Katelyn lagi, menyodorkan kembali kertas itu tanpa melihatnya terlebih dahulu.
   "Sudah. Mrs. Kilmore sudah menambahkan nilai delapan, tapi bahkan itupun tak cukup untuk meluluskanmu, Miss Evanson," Mrs. Dim menutup kembali map hitamnya. "Sekarang, kuharap kau mau keluar, aku banyak kerjaan di sini." Katelyn tak punya pilihan lain. Ia pergi keluar, membanting pintu di belakangnya dengan keras. Ia benar-benar tidak sopan hari itu!


(bersambung)...